Selasa, 24 Maret 2009

Tips Atasi Masalah Printer Inkjet Yang TIdak Bisa Print

Printer lnkjet adalah printer yang mencetak dengan cara menyemprotkan tinta melalui lubang-lubang penyemprotan tinta (head). Lubang-lubang itu berdiameter sekitar kurang dari 0.1 milimeter. Maka itulah lubang-lu bang itu mudah sekali tersumbat dengan tinta yang mengering apabila Cartridge Tinta dibiarkan diudara terbuka.Pada printer-printer lnkjet yang dilengkapi dengan 2 (dua) Cartridge Tinta, yaitu Hitam dan Warna, dan dimana hanya 1 (satu) Cartridge Tinta yang dapat digunakan pada setiap saat, seperti yang berlaku dengan Printer: HP Deskjet 400C, Canon BJC-210 dan Epson Stylus Color LLS atau Stylus Color 200, simpanlah Cartridge Tinta yang tidak sedang digunakan pada tempat yang bersih dan tertutup rapat dan gunakanlah cartridge t1nta hitam untuk pencetakan text (tulisan), karena pencetakanakan jauh lebih cepat dan jauh lebih hemat.

Cartridge Tinta Printer lnkjek terbagi menjadi jenis-jenis berikut:

•Cartridge Tinta yang dilengkapi dengan lubang penyemprotan tinta (head) yang bersentuhan langsung dengan kertas pada saat printer mencetak, seperti pada printer HP Deskjet 3920 yang menggunakan Cartridge Tinta type 21 dan Canon Pixma iP 1600 yang menggunakan Cartridge Tinta type PG4O.
• Cartridge Tinta yang tidak dilengkapi dengan lubang penyemprotan tinta (head), seperti printer Canon yang menggunakan Cartridge Tinta type BCI 24B, atau Epson Stylus C43SX yang menggunakan Cartridge Tinta type T048. Dalam hal in lubang penyemprotan tinta (head) terpasang mati pada printernya.
• Cartridge Tinta yang menggunakan karet busa untuk menahan tinta didalam Cartridgenya. Cartridge jenis ml adalah yang terbanyak didapat dan berlaku untuk seluruh printer bermerk Canon dan Epson Stylus.

Cartridge Tinta berharga relative mahal disebabkan oleh hal-hal berikut:

• Pembuatannya memakan biaya mahal karena kebanyakan dan Cartridge Tinta dilengkapi dengan lubang penyemprotan tinta (head) yang relative rumit pembuatannya dan dilengkapi pula dengan rangkaian elektronik yang sangat halus.
Keuntungan yang diraih dan pemakai itu Iebih banyak dan pembelian Cartridge Tinta-nya dari pada pembelian Printer. Dapat dibayangkan pemakal membeli printer mungkin hanya sekali dalam beberapa tahun, tetapi Ia mungkin akan membeli Cartridge Tinta beberapa kali dalam setahun dan Ia di-harus-kan membeli Cartridge Tinta yang sudah ditentukan sesuai dengan Printer Inkjet- nya.
• Semua Cartridge Tinta Printer Inkjet dapat diisi ulang dengan Tinta Suntik yang sesuai peruntukkannya (tipe Tinta Suntik yang tepat). Sebagai tambahan informasi, setiap Tinta Suntik DataPrint sudah di-test sehingga sudah dipastikan sesuai dengan penggunaan yang tertera pada kemasannya.
• Pengisian ulang Cartridge Tinta dapat di-ibarat-kan seperti Anda mengganti isi sebuah bolpen mahal, seperti bolpen merk Montblanc. Apakah Anda bersedia membuang bolpen mahal Anda pada saat isinya habis ??? Tentunya tidak, lalu mengapaAnda membuang Cartridge Tinta pada saat tintanya habis dan jelas-jelas dapat di-isi ulang.
Pihak yang mengatakan bahwa Cartridge Tinta tidak dapat atau tidak boleh di-isi ulang hanyalah mereka yang ingin terus menerus memaksakan penjualan Cartridge Tinta baru.
Keberadaan Tinta Suntik seperti DataPrint memberikan pilihan yang jauh-jauh-jauh lebih murah dibandingkan dengan pembelian Cartridge Tinta baru. Menurut harga pasar yang berlaku sekarang, penghematan yang paling sedikit dapat mencapai sekitar Rp. 25,000 (Dua Puluh Lima Ribu Rupiah) dengan sekali mengisi ulang Cartridge Tinta. Anda dapat menanyakan sendiri hal ini kepada toko dimana Anda membeli Cartridge Tinta.Pihak tertentu mengatakan bahwa Tinta Suntik adalah tinta palsu. Tanyakan pada mereka apakah mereka memproduksi sendiri tinta yang di-isi-kan kedalam Cartridge Tinta produksi-nya. Lalu tanyakan, apakah mereka itu pabrik Elektronik atau pabrik tinta?? DataPrint sendiri dengan jujur mengakul bahwa tinta-nya tidak diproduksi sendiri, tetapi adalah di-impor langsung dan USA.

Penggunaan Tinta Suntik yang tidak tepat dapat menyebabkan Printer tidak mencetak sama sekali, atau kalaupun dapat mencetak, memberikan hasil yang tidak memuaskan. Pada saat hasil cetakan menunjukkan garis putih, ini menandakan bahwa isi tinta didalam Cartridge Tinta sudah menipis. Pada saat si tinta sudah menipis dan apabila pencetakan diteruskan, garis-garis putih akan terus bertambah banyak, dan pada akhirnya isi tinta akan habis sama sekali. Apabila pencetakan masih diteruskan, maka akan terjadi pengeringan pada lubang penyemprotan tinta (head).
Pengeringan tinta pada lubang penyemprotan tinta (head) akan menyebabkan penyumbatan pada lubang-lubang tersebut, sehingga setelah si tinta ditambah dengan Tinta Suntik, kemungkinan besar Cartridge tetap tidak dapat langsung digunakan karena tinta terhadang oleh sumbatan pada lubang-lubang penyemprotan tinta. (Lihat tips untuk mengatasi penyumbatan ini). Ltulah sebabnya, pada saat isi tinta sudah menipis, langsung isi / tambah tinta dengan Tinta Suntik DataPrint yang sesuai peruntukkannya.
Keberhasilan pengisian ulang (refill)
Keberhasilan refill pada Cartridge Tinta Printer lnkjet ditentukan oleh:
• Penggunaan Tinta Suntik yang sesuai peruntukannya (type yang tepat).
• Pengisian dengan cara yang benar- seperti yang tertera pada lembaran cara mengisi (manual) yang disertakan pada setiap paket Tinta Suntik.
• Pengisian dilakukan pada saat isi tinta baru mulai menipis, yaitu pada saat sebelum terjadi penyumbatan pada lubang penyemprotan tinta (head)
Kebocoran tinta setelah cartridge diisi ulang dapat terjadi dikarenakan hal-hal berikut
• Cara pengisian yang salah
• Pengisian ulang terlalu banyak sehingga melampaui daya tampung Cartridge, dalam hal ini, tinta di dalam Cartridge dapat disedot kembali dengan alat penyuntiknya.

Cara mengatasi Penyumbatan pada lubang penyemprotan Cartridge Tinta:

• Ambillah selembar kertas ‘tissue’.
• Basahkan kertas ‘tissue’ dengan sedikit air hangat.
• Tekan atau lap kertas ‘tissue’ basah pada head (lubang penyemprotan tinta).
• Apabila ada tanda tinta pada kertas ‘tissue’, berarti masih ada lubang penyemprotan tinta yang (masih) dapat mengeluarkan tinta /tidak tersumbat atau (mungkin) tinta kering yang menyumbat telah mencair.
Bersihkanlah head (lubang penyemprotan tinta) dengan kertas ‘tissue’ kering.
• Pasanglah Cartridge pada Printernya dan cobalah mencetak
• Apabila hasil cetak memuaskan, kami rnengucapkan selarnat kepada Anda, karena Anda telah berhasil mengisi ulang Cartridge Tinta yang semula sudah dianggaptidak berguna lagi.
• Apabila hasil cetak belum rnemuaskan, ulangilah cara diatas beberapa kali.• Apabila hasil cetak masih belum juga memuaskan setelah 5 - 6 kali melakukan pembersihan di atas, berarti Cartridge mengalami ‘Penyumbatan Berat’. (Lihatlah cara dibawah untuk mengatasi ‘Penyumbatan Berat’).
Cara mengatasi ‘Penyumbatan Berat’ pada lubang penyemprotan Cartridge Tinta:
• Siapkanlah air hangat dengan suhu sekitar 60 -70 derajat Celcius.
• Tuangkan air hangat pada tatakan gelas atau bejana sejenis sampai kedalaman air kurang lebih 0.5 cm.
Letakkan Cartridge Tinta padatatakan gelas diatas dengan lubang penyemprotan terendam dalam air.
• Berikan waktu sekitar 10-15 menit agartinta yang mengering dapat mencair kembali.
Setelah itu, angkat Cartridge Tinta dan air, lalu bersihkan lubang penyemrpotan dengan kertas tissue’ kering.
• Pasanglah Cartridge pada Printernya dan cobalah mencetak.
• Pencetakan mula-mula mungkin menunjukkan hasil yang agak kabur dikarenakan pada saat lubang penyemprotan direndam didalam air, ada sedikit air yang menyerap kedalam Cartridge melalui proses Osmose atau kapiler. Hal mi menyebabkan isi tinta yang berdekatan dengan lubang penyemprotan menjadi lebih encer dan memberikan hasil cetak yang agak pudar.
• Setelah melakukan pencetakan beberapa lembar, apabila hasil pencetakan memuaskan, kami mengucapkan selamat kepadaAnda, karenaAnda telah berhasil mengisi ulang Cartridge Tinta yang oleh kebanykan orang sudah mungkin dibuang.
Apabila hasil cetak masih belum memuaskan juga, ulangilah cara diatas beberapa kali.
• Apabila hash cetak masih belum juga memuaskan setelah 5- 6 kali mengulangi prosedur diatas. Cobalah tinggalkan Cartridge Tinta dalam keadaan terendam seperti diatas selama beberapa jam atau semalaman.
• Apabila hasil cetak masih tidak juga memuaskan, maka berarti Cartridge Tinta boleh dikatakan sudah tidak dapat digunakan lagi. Dalam hal mi penyebabnya sangat sulit untuk ditentukan dan mungkin tidak banyak berarti untuk ditelusuri lebih lanjut. Tetapi, Cartridge Tinta jangan langsung dibuang, karena masih berisikan Tinta Suntik yang dapat digunakan untuk mengisi ulang dikemudian hari pada saat dibutuhkan. Sedotlah tinta dan Cartridge kedalam suntikan dan simpanlah.
Cara me-Reset kembali Cartridge hp 27156 & hp 28/57 anda:
• Lepaskan Cartridge hitam atau Cartridge warna anda dan Printer.
• Tempelkan Tape/Selotip pada chip kontak dibelakang cartridge pada titik tertentu sesuai tipe cartridge (lihat gambar).
• Pasang kembali Cartridge ke dalam printer. kemudian anda tinggal menunggu Printer untuk melakukan kalibrasi.
• Lepaskan kembali Cartridge hitam atau Cartridge warna anda dan printer dan copot kedua Tape/Selotip dan cartridge.
• Bersihkan kotoran yang menempel di chip kontak secara hati-hati dan pasang kembali Cartridge ke dalam printer.
• Matikan power, kemudian hidupkan lagi.
• Status Ink Cartridge anda sudah terdeteksi dalam kondisi penuh kembali.

Pada printer-printer lnkjet tertentu seperti Epson Stylus, hasil cetak pada saat Catridge Tinta baru saja selesai di-isi ulang mungkin menunjukkan hasil cetakan yang ber-garis-garis putih seperti pada saat isi tinta sudah menipis, hal ini disebabkan oleh terciptanya gelembung udara pada saluran tinta menuju ke lubang penyemprotan tinta (head). Cara mengatasi adalah dengan melakukan prosedur ‘head cleaning’ yang dijelaskan pada buku petunjuk (manual) printer bersangkutan, karena proses ‘head cleaning’ ini selain membersihkan lubang penyemprotan tinta (head), juga menyedot tinta ber-ulang kali sehingga dapat mendorong gelembung udara sampai keluar melalui head.
Khusus untuk Printer lnkjet Epson Stylus, usahakan jangan terlalu sering menyalakan dan mematikannya, karena jenis printer ini mengkonsumsi tinta yang berlebihan pada setiap kali dinyalakan (Tanyakanlah hal ini pada produsen atau agen printernya).

Temporary Reset untuk Canon Pixma iP1000:

• Cabut KABEL LISTRIK dan Printer Pixma
• Buka Dock Printer• Tahan tombol POWER
• Pasang KABEL LISTRIK ke Printer Pixma
• Sambil menahan TOMBOL POWER, Tutup Dock Printer
• Lepas TOMBOL POWER
• Nyalakan Printer
Cara ini hanya berguna untuk sementara. Jika KABEL LISTRIK Printer dicabut dan dipasang di tempat lain, maka anda perlu melakukan RESET dan awal kembali.

Kamis, 19 Maret 2009

Cara Setting GPRS

Sekarang akses internet bisa lewat Hp ..caranya Hp kamu disetting GPRS/MMS dulu .


Telkomsel
kartuHALO Daftar di GRAPARI atau ketik sms dengan isi pesan GPRS dikirim ke 6616 dan MMS ke 6616
kartu simPATI Ketik sms GPRS kirim ke 6616 dan MMS dan kirim ke 6616.Nomor kode adalah enam belas digit angka yang terdapat di balik kartu SIM Card dalam format empat angka bertumpuk empat. Misalnya GPRS 6210009922069556


Indosat
Matrix Ketik sms: ACT GPRS kirim ke 888 dan ACT MMS kirim ke 888
Mentari Ketik sms: ACT MMS kirim ke 888 (hanya MMS, karena Mentari belum enyediakan layanan GPRS)
IM3 Cara mengaktifkan GPRS/MMS Otomatis aktif perdananya


XLHubungi Layanan Pelanggan di nomor 818 dari ponsel anda atau ke (021) 579 59818 atau kunjungi XL Shop Terdekat.

Setting GPRS


Setting GPRS Telkomsel


Connection Name : Telkomsel

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : telkomsel

Username : wap

Prompt Password : No

Password : wap123

Authentication : Normal

Proxy address : 10.1.89.130

Homepage : http://wap.telkomsel.com"


target="_blank"http://wap.telkomsel.com

Connection Security : Off

Session Mode : Permanent


Setting GPRS Matrix


Connection Name : Satgprs

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : satelindogprs.com

Username : (kosongkan)

Prompt Password : No

Password : (kosongkan)

Authentication : Normal

Proxy address : 202.152.162.250

Homepage : http://satwap

Connection Security : Off

Session Mode : Permanent


Setting GPRS IM3


Connection Name : M3-gprs

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : www.indosat-m3.net

Username : gprs

Prompt Password : NoPassword : im3

Authentication : Normal

Proxy address : 010.019.019.019


Connection Security : Off

Session Mode : Permanent


Setting GPRS XL


Connection Name : XL-gprs

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : www.xlgprs.net

Username : xlgprs

Prompt Password : NoPassword : proxl

Authentication : Normal

Proxy address : 202.152.240.50


Connection Security : Off

Session Mode : Permanent


Setting MMS


Setting MMS Telkomsel


Connection Name: tel-MMS

Data Bearer: GPRS

Access Point Name: mms

Username: wap

Prompt Password: No Password: wap123

Authentication: Normal

Proxy address: 10.1.89.150

Homepage: http://mms.telkomsel.com/"


target="_blank"http://mms.telkomsel.com/

Connection Security: Off


Setting MMS Mentari dan Matrix


Connection Name : sat-MMS

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : mms.satelindogprs.com

Username : satmms

Prompt Password : No

Password : satmms

Authentication : Normal

Proxy address : 202.152.162.88


Connection Security : Off


Setting MMS IM3


Connection Name : M3-MMS

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : mms.indosat-m3.net

Username : mms

Prompt Password : No

Password : im3

Authentication : Normal

Proxy address : 010.019.019.019


Connection Security : Off


Setting MMS XL


Connection Name : XL-MMS

Data Bearer : GPRS

Access Point Name : www.xl.mms.net

Username : xlgprs

Prompt Password : No

Password : proxl

Authentication : Normal

Proxy address : 202.152.240.50


Connection Security : Off

Rabu, 18 Maret 2009

Terimakasih atas kepercayaan Anda terhadap teknologi Microsoft.

Terimakasih atas kepercayaan Anda terhadap teknologi Microsoft.

PT. Microsoft Indonesia mengajak Anda untuk turut berpartisipasi dalam survey kepuasan pelanggan & kemitraan tahunan (Global Relationship Study) yang akan kami kirimkan kepada Anda melalui e-mail mulai tanggal 9 Maret sampai dengan 17 April 2009.

Berikut adalah perbaikan-perbaikan yang telah kami lakukan secara intensif dan erkelanjutan berdasarkan masukan masukan dari Anda:

Melipatgandakan saluran telpon layanan pelanggan, +6221 299 50700, +6221 515 5151 dan saluran telpon bebas biaya 0800 120 1201

Menyediakan alamat email untuk aktifasi produk asli Microsoft, seapa@microsoft.com

Memperkenalkan Windows 7 Beta ke pasar Indonesia melalui majalah lebih dulu dibanding negara lain, untuk informasi produk lebih lanjut Anda dapat kunjungi situs www.microsoft.com/windows/windows-7

Bersinergi dengan pengembang aplikasi untuk memastikan tambahan ribuan aplikasi yang kompatibel dengan Windows Vista yang bisa diakses daftarnya di www.windows.com/compatibility

Memberikan akses training tak berbayar berbahasa Indonesia www.belajaroffice.com

Bekerjasama dengan penerbit lokal menyediakan sertifikasi tak berbayar berbahasa Indonesia di www.sertifikasioffice.com

Menyediakan tips and triks untuk Windows Vista and Office 2007 yang dapat anda dapatkan secara gratis di http://wss-id.org/vista

Nilai terbaik yang Anda berikan akan lebih memotivasi kami untuk terus mendengar dan melakukan perbaikan sesuai dengan masukan masukan dari Anda.

Kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan dalam penulisan nama atau data lainnya, mohon kirimkan data yang benar ke cpeeind@microsoft.com. Kami akan memperbaikinya.

Microsoft telah menunjuk IPSOS, sebuah perusahaan independen yang bergerak di bidang penelitian pasar, untuk menciptakan dan mengelola survei ini. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai hubungan IPSOS dan Microsoft, silahkan mengunjungi : http://www.microsoft.com/satisfaction/indonesia.

Rabu, 11 Maret 2009

Cara Mengatasi Windows yang kena NTLDR Missing

Cara singkat jika NTLDR missing ( NTLDR Hilang )



Untuk pc yang terkena masalah seperti itu maka :

1. cabut HDD tersebut dan jadikan slave pada komputer lain.

2. untuk komputer yang mau menjadi master maka aktifkan show hidden files and folders, hide extensions for know files types dan hide protected operating system files yaitu dari folder my computer pilih Tools - Folder Options - View.

3. sebelum ada beberapa file yang akan dicopy ke HDD slave lebih baik HDD tersebut di scan dahulu.

4. setelah selesai discan maka copy beberapa file berikut ini : boot.ini, CONFIG.sys, IO.SYS, MSDOS.SYS, NTDETECT.COM, ntldr dari driver C: ( jika drive C: adalah system ). Copylah file tsb kedalam HDD yang mengalami NTLDR missing tsb di drive C: yang sebagai system ).

5. setelah selesai maka cobalah HDD tsb di PC semula

semoga bisa membantu, tapi jika setelah bisa masuk dan pc coba di matiin dan terjadi NTLDR missing lagi berarti itu masalahnya windowsnya sudah kena virus dan lebih baik di install ulang aja atau di scan dl HDDnya pakai antivirus yang bisa berjalan di dos seperti Avast.

Cara Mereset printer HP

Cara mereset printer :

1. Masukan catridge yang dianggap bagus (printer masih kondisi blink)
2. Matikan printer
3. Tekan dan tahan tombol power sampai head bergerak lalu lepas
4. Apabila catridge bagus blink langsung hilang. Printer sudah dpt digunakan.

Cara reset cartridge HP :

1. Pertama tutup dengan selotip titik2 pada catridge yang berwarna Biru. (berapa titik yang ditutup tergantung type
catridge)
2. Buka tutup printer lalu masukan catridge pada printer. Tutup kembali
3. Biasanya printer langsung tidak blink
4. Buka kembali catridge dan cabut selotip yang menempel
5. Tutup titik2 yang berwarna Hijau dengan selotip
6. Buka tutup printer lalu masukan catridge pada printer. Tutup kembali
7. Buka kembali catridge dan cabut selotip yang menempel
8. Catridge sudah bisa digunakan.

Beberapa situs telah menawarkan cara untuk menanggulangi hal ini. Mulai dari cara manual hingga menawarkan
software untuk me-reset ulang chip EEPROM hingga menjadi Nol lagi. Anda bisa melakukan reset manual dengan cara
sebagai berikut:

1. Cabut kabel power printer (kabel yang menghubungkan printer dengan listrik)
2. Tekan (tahan) tombol "Power On" kemudian pasang kembali kabel power printer
3. Setelah kabel terpasang, lepas tombol "Power On" lalu diamkan beberapa saat
4. Tekan kembali tombol "Power On" layaknya anda menyalakan printer seperti biasa
5. Anda bisa menggunakan printer anda sekarang.

Kelemahan cara manual ini adalah bila kabel power dicabut/dilepas atau padam listrik, maka anda harus mengulangiprosedur di atas untuk dapat menggunakan printer anda kembali.

attrib-perintah-dos-diskette-operating-systems-untuk-mencegah-mengatasi-data-dari-virus1

1
ATTRIB.
Perintah DOS (Diskette Operating Systems) untuk mencegah & mengatasi data dari Virus

Pendahuluan
Tidak dapat dipungkiri lagi, bagi para user Sistem Operasi Windows seringkali
menjadi korban malware. Menyadari akan kenyataan ini dan juga lemahnya sistem keamanan,
maka penulis mencoba mencari solusi dengan memanfaatkan apa yang Windows miliki.
Anda pernah menggunakan Command Prompt? Ya, ini adalah salah satu program bawaan
Windows yang terletak di “C:\WINDOWS\System32” dengan nama “cmd.exe”. Untuk
menggunakannya, kita harus mengetikkan perintah & parameter untuk menjalankan perintah.
User sering terbiasa dengan kenyamanan yang Windows berikan, misalnya menyalin data
dengan cara klik. Berbeda dengan yang dilakukan Command Prompt. Kita perlu mengetikan
perintah copy diikuti dengan parameter untuk menyalin data. Namun di balik semua itu
walaupun cmd.exe tidak senyaman Windows Explorer, cmd.exe punya banyak kelebihan
yang dahsyat yang tidak kita temukan di Windows Explorer. Dan inilah salah satunya.
Isi
Untuk membuka Command Prompt :
I. Cara I
Ø Klik “START”
Ø Pada menu “Programs” atau “All Programs”, pilih “Accessories”
Ø Klik “Command Prompt”
II. Cara II
Ø Klik “START”
Ø Pilih “Run…”
Ø Ketik CMD atau COMMAND
Ø Klik “OK”
III. Cara III
Ø Tekan kombinasi tombol WIN+R (WIN = Tombol pada kibor yang bergambar logo
Windows. Biasanya terletak di sebelah tombol ‘Alt’. R= huruf pada kibor)
Ø Ketik CMD atau COMMAND
Ø Klik “OK”
Tips & Trik Tutorial ik Opini
2
Biasanya kalau Command Prompt sudah terbuka, akan tampil tulisan seperti ini:
C:\Documents and Settings\nelzone> berarti kita sekarang berada di folder yang namanya
“nelzone”. Setelah Command Prompt dibuka pertama kali, nama yang tertulis setelah
Documents and Settings (folder “nelzone”) menyatakan nama user/ pengguna komputer yang
sedang aktif/ digunakan saat ini. Folder ini ada di folder “Documents and Settings” di partisi
C. Tanda “\”, digunakan jika kita hendak masuk ke folder.
Jadi singkatnya :
1 Local Disk (C:)

2 Documents and Settings

3 user (Kita berada di sini sekarang)
Perintah-perintah dalam Command Prompt tidak “Case Sensitive”, berarti bisa dengan huruf
besar atau kecil
ATTRIB (kependekan dari “Attribute”, berarti atribut/ sifat dari suatu file).
Jika klik kanan di file, misalnya klik kanan pada file “nelson.xls” muncul menu pilih
Properties. Di bagian bawah akan diberitahu file tersebut termasuk “Read Only” atau
“Hidden”.
Nah, dengan perintah “ATTRIB”, Anda bisa mengubah atribut/ sifat dari file.
Atribut file itu ada 4 :
Ø Read Only. Simbol “R”, berarti file hanya bisa dibaca saja.
Jika file tersebut, misalnya file “nelson.txt” di Properties-nya diberi tanda centang 􀂥 di
Read Only, walaupun diubah-ubah isinya pakai notepad, ketika hendak disimpan kita
diminta untuk simpan dengan nama lain misalnya “nelson1.txt” dan file “nelson.txt” tadi
tidak terhapus.
Karena sudah diberi atribut “Read Only”.
C:\Documents and Settings\user>
3
Ø Hidden. Simbol “H”, berarti file disembunyi/ tidak terlihat. (mo pake kaca mata setebal
apapun, sama saja \-00-/ . Tidak akan kelihatan – jika folder optionsnya belum diutak-atik/
default – )
Ø System. Simbol “S”, berarti file ini dikenal Windows sebagai bagian dari sebuah program/
file-nya Windows.
Ø Archive. Simbol “A”, berarti arsip.
Biasanya virus bermain dengan 3 atribut saja. Read Only (R), Hidden (H), dan System
(S) disingkat RHS.
Arti Perintah dalam ATTRIB.
Sebelum dilanjutkan, kita perlu tahu simbol-simbol (parameter) dalam perintah attrib. Ada “ -
“ , “ + “ , “ /s “ , “ /d “ selain RHS dan A.
Perintah “ – “ berarti sifat dihapus
Perintah “ + “ berarti sifat dipasang
Perintah “ /s “ berarti perintah attrib hendak dikenakan pada semua file yang berada di folder
dan subfolder bersangkutan.
Perintah “ /s /d “ berarti perintah attrib akan dikenakan pada semua file dan folder yang
berada di dalam folder.
Aturan main.
1. jika ingin menjalankan perintah attrib, harus ada kata ATTRIB di depan.
2. terserah Anda mau pakai huruf besar/ kecil. (no problemo)
3. penulisan perintah baik yang menggunakan spasi atau tidak, sangat berpengaruh
4. lihat kembali aturan no.1.
Contoh perintah kayak begini :
ATTRIB +r +h +s +a /s /d
ATTRIB +r +h +s +a namafile.txt
ATTRIB +r +h +s +a namafolder /s /d
----------Contoh I----------
Sekarang buka C: di Windows Explorer. Saya berasumsi Anda belum mengutak-atik ‘Folder
options’ (Hidden, Showsuperhidden). Jadi masih asli dari pabriknya (default).
Perhatikan. Pada drive C: tidak ada file bernama Boot.ini kan? Karena atributnya Hidden &
System. Jika Anda telah mengutak-atik ‘Folder options’ memang kelihatan, tapi terlihat
transparan.
Sekarang, jika sudah buka Command Prompt, coba masukkan perintah :
ATTRIB 􀂱h 􀂱s C:\boot.ini
4
Kemudian tekan tombol “Enter” dan hasilnya…
Coba lihat di C:\, pasti sudah kelihatan jelas file nama Boot.ini.
Penjelasan contoh :
Perintah ATTRIB 􀂱h 􀂱s C:\boot.ini maksudnya :
Jika ada file yang namanya boot.ini di C:\, suruh dia perlihatkan diri.
Setelah ATTRIB, ada perintah “–h” ( – = hapus, h = hidden/ sembunyi).
Setelah “ –h “, ada perintah “ –s “ ( – = hapus, s = system/ file Windows).
“C:” (partisi di dalam hardisk).
“boot.ini” (file yang dituju).
Intinya, hapus atribut Hidden & System pada file boot.ini.
Coba ketikan ulang perintah di atas, tapi tanda “ – “ ganti dengan “ + “. Maka file kembali
tersembunyi. :-)
----------Contoh II----------
Saya memiliki folder namanya “Kembo”. Folder ini berada di “My Documents”.
Berarti ada di “C:\Documents and Settings\nelson\My Documents\Kembo”. Umumnya kan
folder “My Documents” ada di :
“C:\Documents and Settings\[nama_user]\My Documents”.
Jadi sekarang saya ingin menyembunyikan folder “Kembo”.
Perintah :
ATTRIB +h +s 􀂳C:\Documents and Settings\nelson\My Documents\Kembo􀂴
5
Perhatikan. Untuk nama file atau folder yang menggunakan spasi, jangan lupa untuk
menggunakan tanda petik di awal dan akhir nama. Beda dengan contoh 1, nama yang
diketikkan tidak pakai spasi (Contoh I = C:\boot.ini).
> Bedanya jika menggunakan +h +s dengan hanya +h saja.
Kalau +h (hidden) , file hanya disembunyikan saja. Jadi misalnya di Windows Explorer kita
pilih menu Tools > Folder Options… > View . Pada “Hidden Files and Folders” pilih “Show
hidden files and folders” dan OK, maka yang dapat dilihat hanya yang menggunakan +h.
Kalau pakai +h +s (hidden & system), file bukan sekedar sembunyi tapi Windows mengenal
file itu sebagai file sistem dan berusaha untuk melindunginya. Jadi selain pilih “Show hidden
files and folders”, hilangkan tanda centang 􀂥 pada “Hide protected operating system files
(Recommended)”, lalu klik tombol Yes dan OK.
----------Contoh III----------
Saya punya folder “Kembo”. Di dalamnya ada beberapa folder dan file-file penting.
Rencananya, saya hendak menyembunyikan semua folder dan file penting yang ada di folder
“Kembo”.
Karena folder “Kembo” ada di My Documents, perintahnya :
ATTRIB +h +s 􀂳C:\Documents and Settings\nelson\My Documents\Kembo\*.*􀂴 /s
/d
Nah, di sini ada tanda “….\Kembo\*.* ”.
*.* artinya saya ingin mengenakan atribut ke semua file (tanpa terkecuali) yang ada di dalam
folder kembo. Tanda “ *.* ” bisa diganti dengan “ * ”.
Lain hal lagi, jika saya ketik *.jpg. Berarti hanya file berekstensi jpg (gambar) saja yang saya
inginkan. Selain jpg, tidak akan diubah atributnya.
Perhatikan juga ada parameter di belakang, yaitu “ /s /d ”.
Seperti yang sudah dijelaskan, bahwa perintah tambahan ini digunakan untuk memberlakukan
atribut bukan hanya pada semua file yang ada di folder “Kembo” saja, tapi juga semua folder
yang ada di folder “Kembo”.
Kalo misalnya, yang ingin disembunyi di dalam folder “Kembo” hanya file-file saja (bukan
folder), maka perintah yang dimasukkan di belakang hanya “ /s ” (/d dihapus).
6
Membuat perintah Attrib dengan notepad.exe
Menjalankan perintah Attrib bisa juga dengan membuat file notepad, namun ekstensi diganti
dengan “ .bat “ bukan “ .txt “.
Cara ini mungkin akan terasa lebih mudah dan simpel dari pada harus mengetik perintah satupersatu
di Command Prompt.
Sekarang buka notepad terus coba ketik seperti di bawah ini.
@echo off
ATTRIB 􀂱h 􀂱s C:\boot.ini
Klik menu File > Save.
Pada kotak “Save as type” pilih “All Files”. Kemudian pada kotak “File name”, ketikan nama
file misalnya “kembo” trus diikuti dengan “ .bat ”. Jadi nama filenya seperti ini “kembo.bat”.
Klik Save.
7
Sekarang buka file “kembo.bat” yang sudah dibuat. Klik 2x. Apa yang terjadi?
File Boot.ini di partisi C terlihat. (Contoh I)
Jadi cara ini sama seperti kita mengetikkan perintah di Command Prompt. Tapi cara ini lebih
simpel karena kita bisa mengetikkan begitu banyak perintah yang berurutan dan dengan sekali
dijalankan, file itu akan menjalankan semua perintah secara otomatis.
Untuk apa “ @echo off “ ?
@echo off , maksudnya pada saat perintah dijalankan, Command Prompt tidak akan
memperlihatkan path/ address (alamat) secara jelas.
Misalnya file “kembo.bat” yang telah dibuat ditaruh di C:\Documents and
Settings\[nama_user_Anda]\My Documents. Maka ketika file “kembo.bat” dijalankan,
Command Prompt akan menampilkan dulu alamat di mana file “kembo.bat” yang dijalankan
tersebut berada dan selanjutnya menjalankan perintah. (Jika perintah “@echo off” tidak
digunakan)
C:\Documents and Settings\nelson\My Documents>ATTRIB 􀂱h 􀂱s C:\boot.ini
Yang digaris bawahi pada gambar adalah yang disebut dengan alamat/ path
Ini akan memakan memori, karena pada waktu menjalankan perintah Command Prompt akan
terus memperlihatkan alamat di mana file yang dijalankan tersebut berada.
Maka sebaiknya gunakan perintah @echo off sebelum mengetikkan perintah lain.
Yang sering diserang oleh virus adalah folder “System32” yang berada di “C:\WINDOWS\”
Jadi misalkan komputer Anda diserang virus dan virus sudah mati. Tapi virus itu telah
menyembunyikan folder System32 sehingga Anda tidak bisa masuk ke folder tersebut.
Yang perlu dilakukan adalah buka notepad (atau program lain seperti notepad), ketik :
@echo off
ATTRIB 􀂱h 􀂱s C:\windows\system32
8
Simpan dengan nama sembarang diikuti .bat, tapi pada kotak “Save as type” pilih “All Files”,
Save. Lalu jalankan. Maka folder System32 seharusnya sudah terlihat.
Perintah Attrib untuk solusi bagi file yang telah diubah oleh malware:
1. ATTRIB 􀂱h 􀂱s /s /d
Digunakan untuk mengubah semua atribut file di seluruh partisi yang ada di komputer,
termasuk perangkat penyimpan lain yang terpasang di komputer menjadi terlihat.
Maka hati-hati, jangan menjalankan perintah ini di Command Prompt.
Lebih baik, Buat file .bat dengan perintah ini. Lalu taruh file yang telah dibuat ke
dalam misalnya USB Flash Disk. Jadi suatu waktu, jika Flash Disk Anda terkena
serangan virus, Anda tinggal menjalankan file .bat tadi, maka semua file dan folder
yang telah disembunyi akan terlihat.
Jika Anda melihat file atau folder aneh, hapus saja.
2. ATTRIB 􀂱h 􀂱s 􀂱r C:\WINDOWS\System32\msvbvm60.dll
File “msvbvm60.dll” yang terdapat di System32 sangatlah penting. Ini merupakan file
library untuk program yang dijalankan dengan bahasa visual basic. File ini
dimanfaatkan virus untuk melakukan perubahan, lalu mengubah atribut
“msvbvm60.dll” menjadi Read Only sehingga tidak dapat digunakan oleh program
lain.
Seperti cara dalam membuat file *.bat (hal. 6 -Membuat perintah Attrib dengan notepad.exe-)
dengan notepad, kita akan membuat file *.reg.
> Buka program notepad, dan masukkan perintah di bawah ini :
REGEDIT4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advan
ced]
"Hidden"=dword:00000001
"HideFileExt"=dword:00000000
"ShowSuperHidden"=dword:00000001
Simpan dengan nama “lihat.reg”.
Perintah ini digunakan untuk memperlihatkan semua file tersembunyi termasuk file dengan
atribut sistem dan juga ekstensi file (*.doc, *.jpg, *.bmp, *.txt, dll).
> Buka program notepad, dan masukkan perintah di bawah ini :
REGEDIT4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advan
ced]
"Hidden"=dword:00000002
"HideFileExt"=dword:00000001
"ShowSuperHidden"=dword:00000000
9
Simpan dengan nama “sembunyi.reg”.
Perintah ini digunakan untuk menyembunyikan semua file tersembunyi termasuk file dengan
atribut sistem dan juga ekstensi file (*.doc, *.jpg, *.bmp, *.txt, dll).
Ya, perintah di atas hanya untuk sekedar memperlihatkan file yang disembunyi tanpa
mengubah atribut file. Tapi lebih baik biarkan saja semua terlihat apalagi ketika Anda
memasang flash disk agar jika ada file tersembunyi yang mencurigakan, dihapus saja. Apalagi
folder yang memiliki ekstensi *.exe. Hapus saja (jika itu bukan file Anda dan Anda merasa
asing dengannya).
Oh ya, supaya komputer tidak jalankan perangkat yang terpasang secara otomatis, misalnya
pasang VCD langsung otomatis dijalankan, ketikkan perintah di bawah dengan notepad.exe
atau program word/ olah kata favorit Anda :
REGEDIT4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explo
rer]
"NoDriveTypeAutoRun"=dword:000000ff
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer]
"NoDriveTypeAutoRun"=dword:000000ff
Simpan dengan nama “matikan_otomatis.reg”
Sedangkan perintah di bawah ini adalah sebaliknya :
REGEDIT4
[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explo
rer]
"NoDriveTypeAutoRun"=-
[HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Expl
orer]
"NoDriveTypeAutoRun"=-
Simpan dengan nama “hidupkan_otomatis.reg”
1 0
Penutup
Demikian yang dapat penulis bagikan. Mungkin jika dibanding dengan cara lain misalnya
menggunakan CD Bootable dari WinInternal, tidak seberapa. Ingat, hati-hati dalam
melakukan proteksi data karena tidak menutup kemungkinan data Anda diambil dan
digunakan pihak lain untuk kepentingan yang tidak Anda inginkan.

Kamis, 05 Maret 2009

IT SUPPORT

IT support merupakan orang yang diberi tugas untuk menangani hal-hal yang menyangkut kepentingan suatu institusi/perusahaan/badan usaha lainnya yang berhubungan dengan software maupun hardware. Jadi seorang IT Support sangat dibutuhkan oleh semua kalangan baik kalangan bawah, kalangan menengah maupun kalangan atas.